Hai Selamat datang di halodokterku.com. Semoga artikel ini bisa menambah pembelajaran kita tentang info kesehatan tentang 4 Cara Terbaik Menyampaikan Berita Kehamilan di Tempat Kerja.

Kehamilan adalah berita gembira yang biasanya Anda dan pasangan Anda bagikan dengan seluruh keluarga dan bahkan dengan teman dekat. Mungkin bagi beberapa calon ibu mereka meragukan perlunya menyampaikan berita kehamilan ini kepada penyelia dan kolega mereka di tempat kerja. Namun pada kenyataannya Anda juga harus menyampaikan berita ini kepada teman-teman di tempat kerja, sehingga mereka tahu kondisi Anda. Tidak perlu bingung, tips ini bisa dibuat ketika ingin menyampaikan berita kehamilan.

Mengapa Anda harus menyampaikan berita kehamilan di tempat kerja?

Memberitahu kolega tentang berita kehamilan itu penting. Selanjutnya, jika pekerjaan yang dilakukan oleh calon ibu cukup berat, melelahkan, terpapar bahan kimia atau dirawat dengan orang sakit setiap hari.

Menyampaikan berita tentang kehamilan, perusahaan atau tempat di mana calon ibu bekerja akan menawarkan kenyamanan terkait pekerjaan yang harus dilakukan. Semakin ringan pekerjaan yang dilakukan, semakin rendah risiko yang membahayakan kondisi calon ibu dan rahim.

Baca Juga  Mengenal Gejala Endometriosis yang Diderita Oleh Zaskia Sungkar

Biasanya banyak wanita hamil yang menunggu untuk menceritakan kabar kehamilan mereka di luar trimester pertama. Tindakan ini secara tidak langsung dapat meningkatkan risiko keguguran.

Sekalipun cuacanya dapat disesuaikan dengan keinginan Anda, penting untuk memahami pekerjaan dan kondisi kehamilan Anda. Ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan untuk menentukan waktu yang tepat bagi wanita hamil untuk mengabarkan kehamilan mereka kepada rekan kerja, seperti:

  • Seberapa serius gejala kehamilan. Pada trimester pertama, mual di pagi hari sering terjadi. Gejala mual, muntah, kelelahan tentu akan mempengaruhi kinerja Anda di tempat kerja.
  • Pekerjaan selesai Mempertimbangkan pekerjaan apa yang Anda lakukan adalah penting. Terutama jika Anda bekerja di luar ruangan, berurusan dengan orang yang sakit atau berisiko terpapar bahan kimia.

Dengan memeriksa pertimbangan di atas, lebih mudah untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk memberitakan kehamilan kepada atasan dan kolega Anda. Jangan lupa, konsultasikan dengan dokter Anda untuk mengetahui kondisi kehamilan dan tubuh Anda.

Baca Juga  Stretch Mark Saat Hamil Bisa Dicegah Dengan Cara Ini

Kiat untuk memberi tahu atasan dan kolega Anda tentang kehamilan

Mengirimkan berita kehamilan kepada atasan dan rekan kerja Anda mungkin tidak mudah bagi sebagian orang. Karena alasan ini, saran berikut akan membantu Anda, misalnya:

1. Pemberitahuan pertama kepada atasan Anda

Bos adalah orang pertama yang perlu Anda katakan. Ini lebih baik daripada bos Anda yang tahu berita orang lain. Khotbah menunjukkan sikap Anda sebagai pekerja yang menghargai atasan Anda.

Cobalah untuk menemukan saat yang tepat ketika Anda ingin menyampaikan berita. Membuat kesan yang baik pada atasan Anda akan membuatnya lebih mudah jika Anda membutuhkan bantuan atasan Anda untuk menggantikan pekerjaan yang Anda lakukan untuk membuatnya lebih ringan.

2. Beri tahu kolega lain

Setelah memberi tahu bos, Anda dapat memberi tahu orang lain. Terutama jika Anda bekerja dalam tim dan sedang menghadapi proyek. Ini memungkinkan mereka untuk memahami kondisi Anda jika suatu hari Anda mengalami gejala mual di pagi hari atau kondisi terkait kehamilan lainnya.

Baca Juga  Mengatasi Insomnia Atau Susah Tidur Ketika Hamil - Halodokterku

3. Tanyakan tentang masalah ini kepada orang lain

Kebijakan masing-masing perusahaan berbeda, termasuk sikap rekan kerja dan lingkungan kerja yang harus dihadapi. Jika Anda ragu, Anda dapat meminta saran teman Anda.

Pada saat yang sama, tanyakan tentang peraturan cuti hamil yang berlaku di perusahaan Anda, sehingga Anda dapat merencanakan persiapan kelahiran nanti.

4. Tetap profesional di tempat kerja

Selama kehamilan, gejala mual, muntah, dan kelelahan seringkali menjadi hambatan bagi pekerjaan Anda. Bahkan jika Anda mengatakan kehamilan Anda, Anda masih harus menunjukkan bakat profesional Anda dalam bekerja sampai cuti hamil.

Jika Anda membutuhkan sesuatu walaupun kondisi Anda tidak memungkinkan, jangan ragu untuk meminta bantuan rekan kerja Anda.

Baca juga:

Mudah-mudahan berita kesehatan ini bisa menghasilkan manfaat untuk siapapun yang memerlukan informasi mengenai 4 Cara Terbaik Menyampaikan Berita Kehamilan di Tempat Kerja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here