Hai Bun Selamat datang di halodokterku.com. Semoga artikel ini mampu menambah pengetahuan kita tentang info kesehatan tentang 8 Hal yang Akan Langsung Dilakukan Pada Bayi Baru Lahir.

Ada sejumlah prosedur standar yang dilakukan untuk hampir semua bayi baru lahir. Prosedur ini penting untuk memastikan bahwa anak lahir dalam keadaan sehat dan semua organnya berfungsi dengan baik. Jika Anda orang tua baru di masa depan, Anda mungkin tidak mengalami hal ini. Jangan khawatir, artikel di bawah ini akan membahas berbagai prosedur dan tindakan yang umumnya dilakukan ketika bayi baru lahir.

Tindakan dan prosedur yang segera dilakukan pada bayi baru lahir

1. Sedot lendir

Ketika anak baru, dokter atau tim medis segera menghisap atau menghisap mulut dan hidung menggunakan alat khusus untuk membersihkan lendir dan cairan ketuban sehingga bisa bernafas dengan sendirinya.

Setelah itu, tubuh anak juga akan dibersihkan dari sisa-sisa lendir yang menempel di tubuh dan dikeringkan dengan kain lembut. Bayi tidak memiliki kemampuan untuk mengontrol suhu tubuh dengan baik, sehingga sangat penting untuk memastikan bayi tetap hangat dan kering.

2. Tes APGAR

Bersamaan dengan proses aspirasi dan pengeringan anak-anak, tes APGAR juga dilakukan. Tes ini dilakukan untuk menilai kondisi anak pada menit pertama dan menit kelima setelah memotong tali pusat. Evaluasi didasarkan pada detak jantung, pernapasan, tonus otot, refleks gerakan dan warna kulit.

Baca Juga  Apakah Saya Hamil? (2) - HaloDokterku

Nilai APGAR berkisar dari 0 hingga 10. Anak-anak yang mendapat nilai di atas 7, anak-anak umumnya dianggap sehat. Sebagian besar anak memiliki skor 8 atau 9. Jika anak baik-baik saja, anak akan diperlihatkan secara singkat kepada ibu dan kemudian dokter akan melakukan perawatan lebih lanjut untuknya. Namun, jika anak mendapat hasil tes APGAR yang rendah, dokter akan segera menemukan penyebab untuk pengujian lebih lanjut sampai masalah teratasi.

3. Ditimbang dan diukur panjangnya

Kurang dari setengah jam setelah kelahiran, bayi umumnya akan segera ditimbang. Hal ini dilakukan untuk menghindari pengukuran yang tidak tepat akibat penguapan cairan dalam tubuh anak yang terjadi akibat perubahan suhu.

Berbeda dengan pengukuran berat lahir yang harus segera dilakukan, pengukuran tinggi dan lingkar kepala belum tentu dilakukan saat itu. Dengan demikian, beberapa ahli medis mungkin dapat mengukur tinggi dan ketebalan kepala bayi beberapa jam kemudian.

4. Awal menyusui

Setelah memastikan bahwa kondisi anak baik-baik saja, proses selanjutnya adalah awal menyusui dini (IMD). IMD menyusui segera setelah bayi lahir, biasanya dalam waktu 30 menit pada saat bayi lahir. Prosedur ini dilakukan dengan menempatkan bayi di dada ibu di mana bayi dibiarkan telanjang sehingga terjadi interaksi kulit-ke-kulit atau kontak kulit-ke-kulit. Dengan demikian, anak dibiarkan mencari sendiri dan mendekati puting ibunya untuk pertama kalinya dengan menyusui.

Baca Juga  Wanita yang Memiliki Vagina Ganda Ini Akhirnya Bisa Hamil

Selama proses ini, dianjurkan untuk tidak membantu anak, atau untuk mendorong anak lebih dekat ke puting susu ibu. Biarkan seluruh proses interaksi antara ibu dan bayi dilakukan secara alami. Proses mulai menyusui dapat berlangsung sampai bayi masih mengisap puting ibu dan akan selesai dengan sendirinya ketika bayi melepaskan isapan dari puting ibu.

5. Oleskan salep mata

Umumnya anak Anda akan diberikan salep mata antibiotik untuk mencegah infeksi mata dari jalan lahir. Umumnya prosedur ini dapat ditunda satu jam, sehingga memiliki kesempatan untuk menyusui terlebih dahulu. Sebelumnya salep mata bekas mengandung perak nitrat. Sayangnya, salep mata dengan kandungan senyawa ini membuat mata bayi sangat panas.

Sebagai gantinya, dokter menggunakan eritromisin yang jauh lebih aman daripada perak nitrat. Walaupun untuk mencegah infeksi pada jalan lahir, prosedur ini biasanya juga dilakukan pada anak-anak yang dilahirkan melalui operasi caesar.

6. Pasokan vaksin dengan vitamin K1 dan hepatitis B

Sistem pembekuan darah bayi baru lahir belum sempurna, sehingga meningkatkan risiko perdarahan setelah lahir. Nah, untuk mencegah hal ini terjadi, maka semua bayi yang baru lahir, terutama anak-anak dengan berat badan rendah, akan menerima suntikan vitamin K1. Biasanya prosedur ini diberikan setelah IMD atau sebelum mendapatkan imunisasi hepatitis B.

Baca Juga  Disunat atau Tidak: Apakah Memengaruhi Kesuburan Pria?

7. Dicuci

Setelah suhu bayi Anda tetap stabil setidaknya selama beberapa jam, seorang perawat akan memandikan bayi Anda dengan air hangat hangat. Biasanya, proses mengompol bayi akan memakan waktu sedikit lebih lama karena bekas lapisan lemak yang menempel di kulit bayi sulit dibersihkan. Apalagi jika lapisan lemaknya cukup tebal. Anak kemudian akan dikeringkan dan mengenakan pakaian dan dimandikan untuk memastikan tubuh hangat.

8. Kalahkan kakimu

Sebelum anak meninggalkan ruang bersalin, perawat menempelkan kaki Anda sebagai identitas anak, agar tidak bingung. Sebagian besar rumah sakit dan klinik bersalin akan membuat dua salinan dari jejak kaki. Satu untuk arsip rumah sakit dan yang lainnya untuk catatan keluarga pribadi.

Baca juga:

Saya Harap berita kesehatan ini mampu menghadirkan manfaat untuk siapapun yang butuh informasi tentang 8 Hal yang Akan Langsung Dilakukan Pada Bayi Baru Lahir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here