Hai Bun Selamat datang di halodokterku.com. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kita tentang informasi kesehatan tentang Apa yang Menyebabkan Perdarahan Berat Saat Melahirkan? • Halodokterku.

Pendarahan normal saat melahirkan. Namun, apa yang terjadi jika yang terjadi adalah pendarahan yang kuat? Ini tidak normal dan dapat menyebabkan kematian ibu. Ya, pendarahan hebat saat melahirkan bisa membahayakan kehidupan ibu. Pendarahan hebat saat melahirkan dapat terjadi karena berbagai hal, seperti kelainan pada plasenta.

Pendarahan saat melahirkan normal?

Tak lama setelah melahirkan, tubuh Anda akan mengeluarkan plasenta. Rahim Anda harus membuat kontraksi yang kuat untuk menghancurkan pembuluh darah tempat plasenta menempel pada dinding rahim. Pada saat ini, kehilangan darah terjadi karena plasenta mencoba untuk berpisah dari dinding rahim dan ini normal.

Namun, saat ini juga bisa terjadi perdarahan yang melimpah, biasanya disebabkan oleh rahim yang tidak berkontraksi dengan baik (atonia uteri). Untuk mencegah pendarahan hebat yang disebabkan oleh ini, Anda biasanya akan diberikan suntikan untuk membantu kontraksi rahim, sehingga plasenta lebih mudah diangkat.

Pendarahan yang kuat segera setelah lahir dikenal sebagai perdarahan postpartum (PPH). Postpartum hemoragik ini dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • PPH primer, yaitu saat Anda kehilangan lebih dari 500 ml darah selama 24 jam pertama setelah melahirkan. Ini bisa terjadi pada 5 dari 100 wanita.
  • PPH sekunder terjadi ketika perdarahan vagina parah atau abnormal terjadi antara 24 jam pertama dan 12 minggu setelah melahirkan. Ini dapat dialami oleh kurang dari 2 dari 100 wanita.
Baca Juga  6 Masalah yang Mungkin Dialami Wanita Setelah Melahirkan • halodokterku - Halodokterku

Jika Anda kehilangan 500-1000 ml setelah melahirkan (PPH minor), tubuh Anda masih bisa mengatasinya. Namun, jika Anda mengalami lebih dari 1000 ml kehilangan darah postpartum (PPH penting), perawatan segera oleh dokter Anda diperlukan.

Apa penyebab pendarahan hebat saat melahirkan?

Ada banyak penyebab pendarahan hebat saat melahirkan. Penyebab-penyebab ini dapat dibagi menjadi empat kelompok utama, yaitu nada (uterine atony), jaringan (seperti plasenta dan plasenta accenta), trauma (akibat luka di jalan lahir, misalnya) dan trombosis (gangguan koagulasi). darah).

1. Anemia uterus

Anemia uterus adalah penyebab paling umum dari perdarahan postpartum yang parah. Atonia uteri adalah suatu kondisi di mana rahim tidak dapat berkontraksi dengan baik untuk mengeluarkan plasenta. Dengan demikian, ini dapat menyebabkan perdarahan hebat dan cepat setelah kelahiran ibu.

Baca Juga  Keluarga Berencana (KB) dan Manfaatnya dari Kacamata Medis

Faktor risiko yang dapat menyebabkan atonia uteri adalah kehamilan ganda, makrosomia (anak besar), terlalu banyak cairan ketuban (polydramnios), anomali janin, kelainan struktural uterus dan sebagainya. Anda juga lebih berisiko mengalami pendarahan hebat jika Anda melahirkan sangat lama atau sangat cepat.

2. Retensi plasenta

Retensi plasenta terjadi ketika plasenta masih tersumbat di rahim setelah melahirkan bayi. Ini membuat pembuluh darah di rahim tidak tertutup dengan baik, sehingga pendarahan hebat bisa terjadi. Retensi plasenta lebih mungkin terjadi ketika melahirkan pada usia kehamilan sangat dini, terutama kurang dari 24 minggu (kelahiran prematur), dan perdarahan hebat lebih mungkin terjadi pada saat ini.

3. Plasenta akreta

Plasenta rahasia terjadi ketika pembuluh darah dan bagian lain dari plasenta tertanam terlalu dalam ke dinding. Dalam kondisi ini, plasenta dapat sebagian atau seluruhnya melekat pada dinding rahim ketika ibu melahirkan bayinya. Ini dapat menyebabkan perdarahan hebat setelah melahirkan. Akresi plasenta dapat disebabkan oleh kelainan pada dinding rahim.

Baca Juga  Berapa Kali Operasi Caesar yang Boleh Dijalani Seorang Wanita? - Halodokterku

4. Gangguan pembekuan (gumpalan darah)

Gangguan pembekuan darah juga dapat menyebabkan perdarahan hebat setelah melahirkan. Beberapa kondisi yang terkait dengan pembekuan darah adalah penyakit von Willebrand, hemofilia dan purpura idiopatik dari purpura. Lebih lanjut, komplikasi selama kehamilan, seperti preeklampsia dan hipertensi gestasional, juga dapat memengaruhi kemampuan darah untuk membeku, sehingga komplikasi kehamilan juga dapat menyebabkan perdarahan hebat setelah melahirkan.

Siapa yang berisiko mengalami pendarahan hebat saat melahirkan?

Jika Anda memiliki faktor-faktor risiko di bawah ini, pendarahan hebat saat melahirkan lebih mungkin terjadi.

  • Kelebihan cairan ketuban (polydramnios)
  • Memiliki makrosomia janin (berat bayi lebih dari 4000 gram)
  • Saya mengalami pendarahan postpartum sebelumnya
  • Minum obat untuk menginduksi persalinan
  • Memiliki anak kembar
  • Plasenta dikeluarkan untuk waktu yang sangat lama
  • Anda memiliki pekerjaan yang panjang (lebih dari 12 jam)
  • Anda mengalami episiotomi selama persalinan
  • Bagian operasi caesar
  • Anda membutuhkan bantuan selama persalinan, seperti menggunakan forsep atau penyedot

BACA JUGA

Mudah-mudahan info kesehatan ini dapat memberi manfaat kepada siapapun yang memerlukan informasi tentang Apa yang Menyebabkan Perdarahan Berat Saat Melahirkan? • Halodokterku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here