Hai Bun Selamat datang di halodokterku.com. Semoga artikel ini bisa menambah pembelajaran kita tentang info kesehatan tentang Apakah Pup Bayi Anda Normal? Cek di Sini • Halodokterku.

Ketika bayi Anda lahir, pasti ada beberapa hal yang kerap menjadi perhatian Anda sebagai seorang ibu. Anda yang orang tua baru harus memiliki pertanyaan tentang kesehatan bayi baru lahir. Namun, Anda juga perlu tahu anak anjing bayi Anda. Mengapa? Karena kesehatan anak dapat terlihat pada tinja. Apakah kotoran bayi Anda normal? Kami akan mencari tahu di artikel ini.

Apa anak anjing yang baru lahir?

Secara umum, anak-anak anjing yang baru lahir berwarna hijau kehitaman atau biasa disebut meconium. Warna ini diproduksi oleh kolostrum, suatu zat yang dilepaskan oleh kelenjar ASI pada tahap akhir kehamilan. Zat ini akan terkandung dalam ASI yang dikeluarkan ibu setelah melahirkan sampai ia memasuki hari ketujuh setelah kelahiran bayi.

Baca Juga  Manfaat Berenang untuk Anak Autisme, Tak Cuma Menyenangkan!

Kolostrum sangat baik untuk anak-anak, karena pencernaan bayi tidak sempurna, sehingga membutuhkan makanan dalam bentuk konsentrat, dengan karakteristik volume sedikit, tetapi kaya nutrisi. Mekonium kadang-kadang tidak terlalu bau dan hanya berlangsung selama satu atau dua hari.

Setelah dua atau empat hari, kotoran bayi akan mulai berubah, warnanya lebih terang, menjadi hijau dan tidak terlalu lengket, dan ini merupakan tanda bahwa usus bayi Anda baik-baik saja. Anda bisa panik jika kondisi feses masih demikian setelah 48 jam atau jika anak tidak melepaskan meconium dalam waktu 48 jam setelah kelahiran. Jadi bagaimana dengan kotoran setelah ini?

Ketahui kotoran bayi dari warnanya

Kesehatan bayi Anda jelas merupakan prioritas utama, kita dapat mengetahui apakah bayi dalam kondisi baik atau tidak, salah satunya adalah mengetahui apakah itu normal atau tidak ketika bayi buang air besar. Mengetahui kondisi tinja anak, frekuensi buang air besar anak atau lainnya, orang tua dapat mengetahui apakah anak tersebut dalam kondisi baik atau tidak, terutama dalam hal masalah pencernaan.

Baca Juga  5 Cara Mengobati Sakit Leher Pada Anak yang Bisa Anda Pilih

Selain itu, orang tua juga bisa mengetahui apakah makanan yang dikonsumsi anak memiliki efek yang baik pada pencernaan anak. Kenali warna kotoran anak sehingga Anda bisa langsung mendeteksi jika ada kelainan pada sistem pencernaan.

1. Hijau kecoklatan

Ketika bayi mulai menyusui, meconium berubah menjadi hijau kecoklatan. Jika tinja anak Anda berwarna hijau kecoklatan, ini termasuk dalam kategori normal.

2. Kuning

Setelah lahir, bayi yang disusui biasanya memiliki tinja berwarna kuning, ini merupakan indikasi tinja yang normal. Susu yang dikonsumsi anak-anak sangat memengaruhi warna tinja. Jika anak hanya minum ASI, tinja selalu berwarna lebih cerah atau sebagian besar berwarna kuning.

Baca Juga  Hipotiroid Kongenital Pada Anak: Gejala, Tanda, dan Pemeriksaannya

3. Cokelat

Jika Anda memberi anak Anda formula, warna tinja bisa menjadi coklat muda atau coklat pucat dan ini termasuk dalam kategori normal.

Saat mengganti popok bayi, perhatikan pola buang air besar. Jika Anda mengkhawatirkan warna atau tekstur tinja anak Anda, segera hubungi dokter Anda untuk konsultasi. Ini sangat penting jika tinja anak Anda berwarna hitam setelah beberapa hari pertama setelah kelahiran, berwarna merah atau berdarah, putih atau abu-abu, terus-menerus kering dan terus-menerus besar, sulit atau sulit untuk keluar, ini adalah tanda bahwa Anda anak mungkin tidak sehat.

BACA JUGA

Semoga Informasi kesehatan ini mampu menghadirkan manfaat kepada siapapun yang butuh informasi mengenai Apakah Pup Bayi Anda Normal? Cek di Sini • Halodokterku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here