Halo Bun Selamat datang di halodokterku.com. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kita tentang informasi kesehatan tentang Daftar Nutrisi dan Makanan Setelah Melahirkan yang Harus Dipenuhi.

Setelah melahirkan, banyak wanita membatasi asupan makanan dengan cepat mengembalikan bentuk tubuh. Namun, ini tidak disarankan. Karena tubuh perlu memulihkan kondisinya dengan mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi. Oleh karena itu, perlu untuk menyelesaikan makanan pascakelahiran yang padat nutrisi.

Untuk ini, saya akan mengulas berbagai hal tentang nutrisi pascamelahirkan. Tenang saja, aturan makan ini tidak akan membuat tubuh Anda lebih lebar.

Mengapa Anda harus memilih nutrisi dan makanan setelah melahirkan?

bab setelah lahir

Nutrisi berguna untuk memulihkan energi, menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dan memulihkan cadangan zat besi tubuh yang hilang selama kehamilan dan persalinan.

Selain itu, setelah melahirkan yang kaya nutrisi, juga perlu mengoptimalkan penyembuhan luka, mengendalikan perubahan hormon, dan mengurangi risiko depresi pascapersalinan.

Tidak kalah pentingnya, nutrisi berperan penting dalam menjaga kualitas dan produksi ASI yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Selama menyusui, bayi menyerap nutrisi yang diperlukan dari tubuh ibu. Jika asupan gizi tidak mencukupi, tubuh akan mengambilnya dari cadangan yang dimiliki ibu. Karena itu, untuk mengoptimalkan kesehatan ibu dan anak, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi berbagai makanan dan minuman sehat.

Nutrisi direkomendasikan setelah melahirkan

nutrisi untuk kusta

Berikut ini adalah berbagai nutrisi dan contoh makanan pascapersalinan yang harus dikonsumsi, yaitu:

1. Karbohidrat

Karbohidrat digunakan untuk meningkatkan energi tubuh dan memperbaiki suasana hati setelah lahir. Karbohidrat kompleks seperti sereal, roti gandum dan beras merah lebih direkomendasikan daripada karbohidrat sederhana dari permen atau kue manis.

Baca Juga  Diet Vegetarian Saat Hamil, Boleh Atau Tidak? - Halodokterku

2. Protein

Protein penting untuk mengoptimalkan pertumbuhan anak, mempercepat penyembuhan luka dan mempertahankan massa otot.

Sumber protein sehat termasuk putih telur, daging tanpa lemak, susu, kacang-kacangan, tahu dan tempe.

3. Gemuk

Lemak berfungsi untuk menjaga suhu tubuh dan meningkatkan penyerapan vitamin A, D, E, dan K. Sumber lemak sehat termasuk minyak zaitun, minyak ikan, minyak canola, dan alpukat.

4. Omega-3

Asam lemak omega-3 digunakan sebagai senyawa antiinflamasi yang juga dapat meningkatkan imunitas dan berperan dalam meningkatkan kecerdasan anak. Sumber termasuk ikan teri lembab, ikan lele, ikan sarden, tuna, salmon, dan minyak ikan.

5. Vitamin dan mineral

Vitamin dan mineral bermanfaat dalam proses memulihkan tubuh, meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI, menjaga sistem kekebalan tubuh, bermanfaat bagi pertumbuhan anak dan mempercepat penyembuhan luka.

Sumber vitamin dan mineral yang baik adalah sayuran hijau, buah-buahan, telur, produk susu rendah lemak (susu, yogurt, keju) dan suplemen.

6. Besi

Zat besi berfungsi untuk meningkatkan produksi sel darah merah dan mencegah anemia. Anda bisa mendapatkan daging sapi, ayam, ayam, bayam dan sayuran hijau lainnya.

7. Sepakbola

Kalsium membantu menjaga kepadatan ibu menyusui dan juga mendukung pertumbuhan tulang bayi. Sumber kalsium yang baik termasuk produk susu dan sayuran hijau gelap seperti brokoli dan bayam.

Baca Juga  Teh Chamomile untuk Ibu Hamil, Aman Atau Berisiko?

Makanan atau minuman apa yang harus dihindari?

makan tidak teratur

  • Minuman beralkohol
  • Makanan dan minuman tinggi gula sederhana seperti minuman ringan, permen dan makanan ringan seperti kue manis. Larangan ini harus dihormati terutama untuk ibu yang melahirkan melalui operasi caesar dan memiliki kondisi medis khusus seperti diabetes.
  • Faktanya, minuman berkafein seperti kopi, teh dan coklat tidak boleh dihindari, tetapi pada kenyataannya mereka harus dibatasi. Karena itu, tidak perlu minum kopi lebih dari dua cangkir sehari.

Benarkah ibu menyusui harus banyak makan?

apa obsesi ortorexia dengan makan makanan sehat sebelum lapar

Pada prinsipnya, setiap wanita membutuhkan diet seimbang yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Namun, ibu menyusui membutuhkan nutrisi tambahan sekitar 400 kkal per hari.

Nah, itu tidak berarti Anda bebas menambahkan begitu banyak nasi dan lauk sesuka Anda setiap kali makan. Apa yang harus dipertimbangkan oleh ibu menyusui adalah jenis dan kebutuhan diet harian Anda. Ya, jangan sembarangan menambahkan nasi dan lauk pauk, tetapi perhatikan nutrisi mana yang sudah puas dan mana yang tidak.

Selain itu, ibu menyusui juga harus belajar tentang berbagai sumber makanan dan minuman yang efektif untuk meningkatkan produksi ASI seperti:

  • Sayuran hijau seperti katuk dan bayam
  • wortel
  • kacang-kacangan
  • susu
  • pepaya
  • Oatmeal (oatmeal)
  • Nasi merah
  • Sup ayam, ikan atau daging
  • Air mineral
  • Jus buah segar

Apa aturan diet yang dianjurkan setelah melahirkan?

keracunan makanan karena salah memasak

Selain memperhatikan jenis makanan setelah melahirkan, Anda juga harus memahami berbagai aturan diet yang disarankan agar nutrisi tetap terpenuhi, tetapi tubuh tidak terus berkembang. Periksa aturan di bawah ini.

  • Makan sedikit tetapi sering agar tubuh tetap berenergi sepanjang hari.
  • Makanlah secara teratur
  • Ganti makanan Anda setiap hari, tetapi jangan makan berlebihan.
  • Pertahankan keseimbangan cairan tubuh dengan minum setidaknya 8 gelas air sehari.
  • Selain itu, sangat disarankan untuk tetap aktif di siang hari untuk mencegah tubuh menyebar ke samping.
Baca Juga  Terapi Kesuburan Dengan Suntik HCG, Kapan Boleh Dilakukan?

Apa yang terjadi jika Anda tidak memperhatikan nutrisi setelah melahirkan?

mengatasi kelelahan karena rematik

Risiko mengalami berbagai kondisi seperti:

  • Pemulihan tidak optimal.
  • Mudah lelah dan sulit berkonsentrasi.
  • Suasana hati yang buruk, bahkan cenderung mengalami sindrom baby blues dan depresi pascapersalinan.
  • Bekas luka kerja yang tidak kunjung sembuh.
  • Kesulitan mengembalikan berat badan seperti sebelumnya.
  • Kualitas susu yang dihasilkan tidak baik.
  • Jika Anda tidak ingin mengalami berbagai kondisi yang telah disebutkan, tandanya sekarang adalah perlu untuk melihat nutrisi dari makanan yang dikonsumsi.

Perlu diingat bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi diperlukan tidak hanya untuk dipraktikkan setelah melahirkan. Kebiasaan ini harus diterapkan setiap hari dalam upaya memulai gaya hidup yang lebih sehat. Ayo, mulai memperhatikan asupan nutrisi untuk kesehatan ibumu dan berkembang sedikit lebih baik.

Baca juga:

Mudah-mudahan info kesehatan ini mampu memberikan manfaat kepada siapapun yang memerlukan informasi mengenai Daftar Nutrisi dan Makanan Setelah Melahirkan yang Harus Dipenuhi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here