Halo Bun Selamat datang di halodokterku.com. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan kita tentang info kesehatan tentang Kenapa Asam Folat Penting untuk Ibu Hamil • Halodokterku.

Asam folat adalah bagian dari kelompok vitamin B, tepatnya B9. Asam folat memainkan peran penting dalam diet semua orang, sambil bertanggung jawab atas pertumbuhan sel dan perkembangan tubuh. Asam folat sangat penting bagi wanita yang sedang hamil dan berada pada tahap awal kehamilan.

Mengapa penting mengonsumsi asam folat?

Asam folat memiliki posisi yang sangat vital di otak dan perkembangan sumsum tulang belakang anak. Bahkan ketika Anda tidak tahu Anda sedang hamil, otak dan tulang belakang anak Anda sudah mulai terbentuk. Dengan asam folat yang cukup dalam darah Anda saat itu, Anda telah membantu membentuk otak dan sumsum tulang belakang bayi secara optimal. Banyak wanita yang tidak mengerti bahwa asupan asam folat dapat membantu mencegah risiko beberapa konsekuensi serius.

Baca Juga  Gigi Bisa Rusak Selama Proses Kehamilan

Asam folat membantu mencegah gangguan persalinan yang berdampak langsung pada otak dan sumsum tulang belakang, umumnya dikenal sebagai NTD (cacat tabung netral) atau penyakit bawaan karena kegagalan organ infantil melalui perkembangan, seperti spina bifida dan anencephaly.

Mengkonsumsi asam folat dalam jumlah yang tepat dengan dosis yang tepat berarti mengurangi risiko gangguan kehamilan hingga 72%.

Kapan waktu yang tepat untuk mengonsumsi asam folat?

Mengonsumsi suplemen yang mengandung asam folat sangat penting. Mengkonsumsi asam folat hingga 400 mikrogram (mcg) sehari, setidaknya mulai satu bulan sebelum Anda dan pasangan mencoba untuk hamil, terus sampai trimester pertama, kurangi kemungkinan anak-anak mendapatkan risiko NTD sekitar 50-70%, membantu mengurangi kelahiran lainnya.

Baca Juga  Apa Itu Mastitis Pada Wanita?

Anda bisa mendapatkan suplemen asam folat di apotek terdekat, atau sebagai alternatif, Anda bisa mengonsumsi vitamin prenatal dan vitamin biasa. Yang penting pastikan suplemen Anda mengandung 400 mcg asam folat.

Wanita dengan peluang untuk tertular NTD disarankan untuk mengonsumsi asam folat dengan dosis lebih tinggi, sekitar 5 mg, setiap hari hingga usia kehamilan mencapai 12 minggu. Anda memiliki risiko lebih tinggi jika:

  • Anda atau pasangan memiliki NTD
  • Riwayat NTD pada kehamilan sebelumnya
  • Anda atau pasangan Anda memiliki riwayat keluarga NTD
  • Anda menderita diabetes

Selain itu, wanita yang menggunakan obat antiepilepsi harus berkonsultasi dengan dokter mengenai konsumsi asam folat, yang juga harus ditambahkan ke dosis. Tanyakan tentang epilepsi, pengobatan anti-epilepsi dan hubungannya dengan kehamilan.

Baca Juga  Suplemen Zat Besi untuk Ibu Hamil Penderita Anemia - Halodokterku

Jika salah satu situasi yang dijelaskan di atas terjadi, hubungi dokter Anda sehingga ia dapat diresepkan untuk mengambil lebih banyak dosis asam folat. Dokter atau bidan juga dapat merekomendasikan tes tambahan (skrining) selama kehamilan.

Sumber makanan asam folat

Beberapa makanan yang mendasarinya dapat mendukung diet atau konsumsi asam folat:

  • Sayuran berdaun hijau seperti bayam atau selada
  • Jeruk atau jeruk-jerukan
  • kacang-kacangan
  • roti
  • sereal
  • beras
  • pasta

Dokter atau terapis Anda dapat merekomendasikan suplemen yang mengandung asam folat untuk konsumsi sehari-hari jika daftar makanan yang disebutkan di atas tidak memenuhi persyaratan untuk asam folat.

Semoga berita kesehatan ini mampu memberikan manfaat kepada siapapun yang membutuhkan informasi mengenai Kenapa Asam Folat Penting untuk Ibu Hamil • Halodokterku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here