Halo Selamat datang di halodokterku.com. Semoga artikel ini mampu menambah pengetahuan kita tentang informasi kesehatan tentang Kok Bisa Muncul Jerawat Pada Bayi, Apa Penyebabnya?.

Jerawat adalah salah satu masalah kulit yang didaftarkan remaja saat pubertas. Orang dewasa terkadang bahkan memilikinya dari waktu ke waktu. Eits … tapi tunggu dulu, ternyata jerawat juga bisa dialami anak-anak, lho. Apa penyebab jerawat pada bayi baru lahir?

Mengapa anak-anak terlihat?

Jerawat dapat muncul di setiap bagian wajah bayi, tetapi biasanya muncul di pipi, hidung, dan dahi. Ini bisa mirip dengan jerawat yang muncul pada remaja. Ditandai dengan bintik-bintik kecil kemerahan atau putih di wajah anak. Tetapi tidak semua titik-titik kecil di wajah bayi adalah jerawat.

Bintik-bintik putih kecil yang muncul ketika bayi lahir dan menghilang setelah beberapa minggu disebut milia. Dan, milia ini tidak berhubungan dengan jerawat. Selain itu, ada kondisi lain yang disebut eksim. Di mana, kulitnya teriritasi, terlihat seperti ruam dan bersisik dan dapat muncul di bagian mana pun dari tubuh anak (tidak terbatas pada wajah).

Baca Juga  Mencegah Ruam Popok Dengan Langkah-langkah Perlindungan Ini

Jerawat pada anak biasanya muncul beberapa minggu, dua hingga empat minggu setelah bayi lahir. Atau bahkan dapat muncul sampai tiga bulan pertama setelah bayi lahir dan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan (biasanya tiga hingga empat bulan). Jadi, Anda tidak perlu khawatir karena jerawat hanya muncul sementara.

Apa penyebab jerawat pada bayi baru lahir?

Belum jelas apa yang menyebabkan jerawat pada bayi baru lahir. Dilansir dari Baby Center, para ahli menduga bahwa hormon yang diterima oleh anak dari ibunya di akhir kehamilan dapat menjadi penyebab jerawat pada bayi baru lahir.

Baca Juga  Tips Merawat Kulit Bayi Baru Lahir ala Carissa Putri

Dalam beberapa kasus, produk perawatan kulit anak-anak, terutama yang berlemak, dapat menyumbat pori-pori di wajah bayi, menyebabkan jerawat. Juga, minum obat tertentu selama menyusui atau jika anak Anda minum obat tertentu, juga bisa menjadi penyebab jerawat pada bayi baru lahir.

Bagaimana cara mengatasi jerawat pada bayi baru lahir?

Biasanya, jerawat mungkin tidak menyebabkan ketidaknyamanan pada anak-anak. Namun, jika anak kepanasan, kulitnya teriritasi oleh air liur atau cairan dahak, atau jika kainnya kasar atau dicuci dengan deterjen yang kuat pada kulit, mungkin anak akan merasa sedikit terganggu. Karena itu, beberapa hal yang mungkin perlu Anda lakukan dan hindari mengobati jerawat pada bayi baru lahir:

  • Cuci muka bayi dengan sabun lembut dan air sehari sekali. Lalu keringkan wajah bayi dengan handuk lembut, cukup dengan menyentuh lembut wajah bayi.
  • Jangan menggosok wajah bayi dengan handuk, ini hanya mengiritasi kulit bayi.
  • Jangan mengoleskan lotion berminyak pada kulit wajah anak. Ini bisa menyumbat pori-pori kulit bayi, memperburuk jerawat.
  • Jangan menggunakan obat jerawat tanpa resep untuk mengobati jerawat pada bayi baru lahir.
Baca Juga  3 Perbedaan Ciri Milia dan Jerawat Pada Kulit Bayi

Jika Anda berpikir jerawat bayi Anda tidak menghilang (lebih dari 4-6 bulan) atau bahwa jerawat semakin memburuk, Anda harus memeriksakan anak Anda ke dokter. Dokter Anda mungkin meresepkan pengobatan topikal ringan untuk mengobati jerawat anak Anda. Jerawat yang muncul terus-menerus dan tidak hilang bisa menjadi tanda bahwa anak Anda akan memiliki masalah dengan jerawat selama masa remaja.

Baca juga:

Mudah-mudahan info kesehatan ini bisa memberi manfaat untuk siapapun yang membutuhkan informasi mengenai Kok Bisa Muncul Jerawat Pada Bayi, Apa Penyebabnya?.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here