Halo Selamat datang di halodokterku.com. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kita tentang info kesehatan tentang Manfaat Berenang untuk Anak Autisme, Tak Cuma Menyenangkan!.

Anak-anak dengan gangguan spektrum autisme (GSA) atau lebih sering disebut autisme memiliki risiko lebih besar untuk tenggelam daripada anak-anak pada umumnya.

Dilansir dari laman CNN, Dr. Guohua Li, seorang peneliti di Pusat Epidemiologi dan Pencegahan Cedera di Universitas Columbia, melakukan penelitian untuk menguji hubungan antara autisme dan cedera. Akibatnya, hampir setengah (46%) kematian akibat cedera tidak disengaja pada anak autis terjadi karena tenggelam. Karena itu, memberi anak autis kemampuan untuk berenang sangat penting. Lantas apa manfaat lain dari berenang yang bisa dicapai oleh anak autis?

Apa manfaat berenang untuk anak autis?

berenang setelah makan

Selain mencegah tenggelam, ada beragam manfaat berenang yang bisa didapat dari anak autis. Gerakan lembut dan berulang yang dilakukan di atas air dapat memberikan kedamaian bagi anak GSA. Berenang juga membantu mengatasi frustrasi atau perasaan marah yang dialami anak-anak. Alasannya adalah bahwa ketika Anda berolahraga di kolam renang anak akan melepaskan endorfin yang membuat mereka merasa lebih positif atau merasa lebih bahagia.

Baca Juga  Apa Saja Gejala Intoleransi Laktosa yang Muncul Pada Anak?

The Autism Spectrum Disorder Foundation mencatat bahwa banyak latihan sulit untuk anak-anak autis karena mereka harus fokus pada beberapa aspek secara bersamaan.

Ini berbeda dengan berenang. Berenang adalah olahraga yang dapat dilakukan sendiri, sehingga jauh lebih mudah bagi anak autis untuk melakukan olahraga ini. Anak-anak dengan autisme yang belajar berenang untuk waktu yang lama akan meningkatkan kemampuan mereka untuk mengoordinasikan gerakan tubuh mereka dan memperkuat tubuh mereka.

Melaporkan dari halaman Berbicara tentang autisme, anak-anak dengan autisme yang belajar berenang memiliki keseimbangan tubuh, fleksibilitas, dan daya tahan otot yang lebih baik.

Baca Juga  Bagaimana Cara Mengetahui Ketika Anak Underweight (BB Kurang)?

Pada dasarnya bahkan anak-anak dengan autisme memiliki gangguan dalam memproses rangsangan sensorik, seperti menjadi sensitif terhadap suara, cahaya atau sentuhan. Dengan belajar berenang, ini dapat membantu mengatasi masalah proses sensorik.

Kiat mengajar anak autis berenang

urin di kolam renang

Perilaku unik anak-anak dengan autisme memaksa Anda untuk mengajar dengan sabar dan tekun. Selain itu, ada banyak hal yang perlu diperhatikan:

1. Jangan menggunakan bahasa yang berbelit-belit

Gunakan instruksi yang jelas dan langsung dengan kata-kata yang mudah dimengerti. Ini akan membantu anak-anak dengan ASD belajar memahami apa yang perlu dilakukan. Hindari berkata, "Jangan terlalu lelah!" Karena sebenarnya anak bingung harus berbuat apa.

Yang terbaik adalah segera mengatakan apa yang harus dilakukan anak, misalnya "Luruskan dan rilekskan kaki Anda".

2. Konsisten

Anda membutuhkan lebih banyak kesabaran, terutama karena Anda harus mengulangi perintah yang sama. Terus ulangi setiap gerakan yang diajarkan dan saksikan kemajuan. Sebelum menguasai teknik atau gaya berenang, jangan mencoba teknik baru karena nantinya anak menjadi bingung.

Baca Juga  Rabdomiosarkoma, Kanker Otot Anak: Penyebab, Gejala, dan Obatnya

3. Puji

Puji semua keberhasilan yang dilakukan anak-anak ketika mereka mampu membuat gerakan yang baik, misalnya, buat tepuk tangan yang meriah.

4. Biarkan anak bermain

Saat bermain adalah kesempatan bagi anak-anak untuk berenang bebas, tanpa aturan. Biarkan anak itu bergerak bebas di dalam air untuk mengeksplorasi rasa penasarannya di kolam.

Meskipun ini adalah waktu luang, Anda harus mengawasi dan berhati-hati jika ada keadaan darurat yang diperlukan untuk menjaga keselamatan anak.

Baca juga:

Semoga info kesehatan ini bisa memberi manfaat untuk siapapun yang membutuhkan informasi mengenai Manfaat Berenang untuk Anak Autisme, Tak Cuma Menyenangkan!.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here