Oke Bunda Selamat datang di halodokterku.com. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kita tentang informasi kesehatan tentang Mengulik Pro dan Kontra Safety Harness untuk Balita • Halodokterku.

Sampai sekarang, sabuk pengaman untuk anak-anak masih menuai keuntungan dan kerugian orang tua. Ada orang-orang yang sepakat tentang penggunaannya karena itu sebenarnya dapat membantu anak itu sendiri, ada juga yang menganggapnya tidak pantas. Apa keuntungan dan risiko dari safety harness untuk si kecil? Lihatlah ulasan lengkapnya di bawah ini.

Keuntungan dari safety harness untuk si kecil

1. Menjaga keamanan anak

Orang tua tahu betul bagaimana pergerakan anak-anak tidak dapat diprediksi, terutama ketika mereka berada di tempat umum. Terkadang mereka berlarian, melompat-lompat dan mendekati teman-teman seusia mereka untuk bermain bersama.

Ini tentu merupakan tantangan bagi orang tua, karena orang tua perlu memusatkan perhatian pada anak-anak mereka sehingga mereka tidak berada di luar jangkauan. Di sinilah safety harness bekerja untuk memastikan keselamatan bayi Anda sehingga Anda tidak lari dari sisi orang tua. Karena itu, anak Anda akan tetap aman di bawah pengawasan orang tua.

Baca Juga  Pahami 5 Alasan Kenapa Anak Nakal dan Berperilaku Buruk

2. Membantu anak berkebutuhan khusus

Anak-anak yang telah didiagnosis dengan ADHD, autisme, down syndrome dan gangguan sensorik lainnya sering menjadi pusat perhatian ketika mereka berada di tempat umum. Ternyata, harness tidak hanya baik untuk anak normal, tetapi juga untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus.

Pada anak-anak dengan kebutuhan khusus, harness berguna sebagai keamanan tambahan sehingga mereka tetap di bawah pengawasan orang tua. Selain itu, alat ini juga berguna untuk melatih keseimbangan anak saat berjalan. Dengan demikian, orang tua tidak perlu lagi khawatir membawa anak keluar rumah dan bermain bersama.

3. Berikan kebebasan untuk anak-anak

Dibandingkan dengan kereta bayi atau transportasi anak-anak, safety harness menawarkan anak-anak lebih banyak kebebasan untuk menjelajahi lingkungan sekitar dengan aman. Karena ketika mereka berada di kursi roda, mereka hanya bisa duduk dan merasa sulit untuk pindah ke mana pun. Untuk alasan ini, harness menawarkan lebih banyak ruang bebas untuk anak-anak yang dapat berjalan dan bergerak sambil tetap aman dalam merawat anak-anak.

Risiko harness keamanan untuk anak-anak

1. Menghambat proses belajar anak untuk mengendalikan dirinya sendiri

Selain berbagai manfaat yang dapat diperoleh dari sabuk pengaman, alat ini juga memiliki risiko dalam perkembangan anak.

Baca Juga  Bulan 18 - Halodokterku

Anak-anak takut membiasakan diri dengan orang tua mereka melalui penggunaan tali kekang. Anak-anak tidak dilatih untuk bangun ketika mereka jatuh karena mereka percaya bahwa ada orang tua yang memegang mereka. Semakin lama anak menggunakan tali kekang, semakin sulit bagi anak untuk belajar menjaga keselamatan mereka saat bergerak atau berjalan.

2. Batasi rasa ingin tahu anak

Masa kanak-kanak adalah masa ketika pertumbuhan otak dan tubuh berkembang pesat. Selama masa ini, anak-anak akan senang mengeksplorasi dan bebas untuk belajar banyak hal baru di sekitar mereka. Sayangnya, ini akan terhambat jika anak dipasangkan dengan tali pengaman.

Ini karena anak-anak menjadi tidak dapat berlari dengan bebas atau mengeksplorasi rasa ingin tahu mereka di dunia luar atas kemauan mereka sendiri. Orang tua akan lebih memegang tubuh anak ketika anak menjelajahi lingkungan barunya. Kondisi ini tentunya akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak seiring waktu.

Baca Juga  Seputar Makanan dan Gizi Anak Usia 3 Tahun - Halodokterku

Tips menggunakan safety harness yang aman untuk anak kecil

Sekarang Anda sudah tahu berbagai manfaat dan risiko menggunakan safety harness untuk anak Anda. Intinya, safety harness aman digunakan, asalkan Anda tidak membatasi pergerakan anak-anak. Ambil contoh, tidak disarankan untuk menarik anak dengan tali kekang saat ada. Karena ini akan membuat tubuh anak tertarik dan dipegang oleh tali yang menempel di tubuhnya. Akan lebih baik jika orang tua mengikuti arah gerakan anak dan pindah jika ia melangkah terlalu jauh.

Juga, batasi waktu Anda menggunakan safety harness untuk bayi Anda agar tidak menghalangi gerakan. Cukup menggunakan harness sesekali jika kondisi mendesak. Misalnya ketika Anda harus mendorong kursi roda dan pada saat yang sama Anda harus membawa kakak lelaki untuk bepergian. Gunakan harness hanya pada waktu-waktu tertentu sehingga pertumbuhan anak masih bebas didistribusikan.

Baca juga:

Mudah-mudahan info kesehatan ini bisa menghadirkan manfaat untuk siapapun yang memerlukan informasi mengenai Mengulik Pro dan Kontra Safety Harness untuk Balita • Halodokterku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here