Hai Bunda Selamat datang di halodokterku.com. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kita tentang info kesehatan tentang Menyetir Saat Hamil, Apakah Aman untuk Dilakukan? • Halodokterku.

Apakah mengemudi selama kehamilan benar-benar mungkin atau tidak? Sebagai seorang wanita hamil, Anda mungkin ragu bahwa Anda dapat mengendarai mobil Anda atau tidak. Bagi sebagian orang mengemudi dalam kehamilan bukan masalah, tetapi apakah itu benar?

Bisakah saya mengemudi saat saya hamil?

Tidak masalah jika Anda mengemudi selama kehamilan, Anda normal, sehat dan tidak ada komplikasi selama kehamilan. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika Anda mengemudi saat hamil, seperti:

  • Usia kehamilan Pada trimester pertama, wanita hamil sering mengalami berbagai gejala kehamilan, seperti kehamilan, muntah, pusing, dan susah tidur. Ini jelas akan mempengaruhi konsentrasi dan konsentrasi saat mengemudi. Sementara pada trimester ketiga atau ketika kehamilan tua terjadi, ukuran perut sangat besar, sehingga menjadi sangat tidak nyaman berada di depan setir.
  • Perjalanan jarak jauh Jika Anda benar-benar perlu mengemudi selama kehamilan, hindari bepergian jarak jauh, mencegah Anda merasa lelah di tengah jalan. Selain itu, duduk di dalam mobil terlalu lama juga dapat membuat sirkulasi darah tidak lancar dan menyebabkan sakit punggung. Selanjutnya, kehamilan menyebabkan Anda sering buang air kecil dan jika Anda sering bepergian, pasti Anda harus berhenti beberapa kali untuk pergi ke kamar mandi. Jelas ini membuat Anda tidak nyaman.
  • Kondisi kehamilan Gejala kehamilan masih bisa terjadi sepanjang kehamilan, jadi jika Anda merasa tidak enak dan lelah, jangan memaksakan diri untuk mengemudi saat hamil.
  • Selalu hormati aturan dan berkendara pada jarak yang aman. Orang sering tidak memperhatikan peraturan agar tidak menggunakan ponsel saat mengemudi. Namun dalam kenyataannya penggunaan ponsel adalah salah satu penyebab utama kecelakaan di jalan. Karena itu, Anda harus terus fokus mengamati aturan dan menjaga jarak yang aman dari mobil di depan Anda atau di belakang Anda.
Baca Juga  Seks Saat Hamil Muda: Keamanan, Posisi, dan Tips

Jika Anda tidak memperhatikan hal ini, bukan tidak mungkin bagi Anda membahayakan hidup Anda dan bayi dalam kandungan. Sebab, menurut penelitian, kejadian kecelakaan pada ibu hamil cukup tinggi.

Dalam studi tersebut ditemukan bahwa 1 dari 50 wanita yang mengemudi selama kehamilan mengalami kecelakaan. Studi yang dipublikasikan dalam Canadian Medical Association Journal tersebut menyatakan bahwa banyak kecelakaan disebabkan oleh wanita hamil yang kabur dan memiliki kondisi medis yang berbeda saat mengemudi, seperti pusing dan insomnia.

Baca Juga  Bagaimana Aturan Pakainya yang Aman?

Haruskah saya mengenakan sabuk pengaman jika saya mengemudi saat hamil?

Meskipun tidak nyaman untuk memakai sabuk pengaman selama kehamilan karena ukuran perut yang diperbesar, tetapi penting untuk melakukannya demi keamanan saat mengemudi. Jika Anda takut menekan perut karena penggunaan sabuk pengaman, Anda bisa meletakkan sabuk itu di bawah atau di atas perut Anda. Pastikan untuk memakai sabuk pengaman dengan benar dan sekencang mungkin.

Baca Juga  Payudara Sakit Saat Hamil: Penyebab & Cara Mengatasi

Baca juga:

Mudah-mudahan berita kesehatan ini mampu menghasilkan manfaat kepada siapapun yang butuh informasi mengenai Menyetir Saat Hamil, Apakah Aman untuk Dilakukan? • Halodokterku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here